oleh

“Duduki” Gedung DPRD, Pedagang Manado Tolak Kenaikan Retribusi

-MANADO-280 views

MANADO – Forum pedagang bersatu tolak kenaikan retribusi, yang tertuang dalam Peraturan Direksi (Perdis) Perusahan Daerah Pasar Kota Manado. Penolakan ini, ditunjukan dengan kedatangan puluhan pedagang di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pada Senin (15/5),kemarin.

Menurut mereka, kebijakan Perdis itu sangat memberatkan. Karena kenaikannya sampai dengan 300 persen.
“Kami sangat tidak setuju ada kenaikan retribusi pasar sampai 300 persen dengan berdasarkan Perdis. Perdis itu bukan Undang-Undang. Kenapa bisa dinaikan berdasarkan Perdis?” ungkap Alfian Daini, pimpinan pedagang pasar sekaligus aktifis Kota Manado.

Lebih lanjut, Daini menanyakan kepada Dewan tentang persetujuan Perdis yang telah ditetapkan pihak pasar.
“Kenaikan retribusi ini sangat mencekik rakyat dalam hal ini pedagang, apakah Dewan mengetahui dan menyetujui tentang pembentukan Perdis tersebut?” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi B Pingkan Noah menjelaskan pihaknya sama sekali tidak mengetahui penerbitan Perdis tersebut. “Saya Perwakilan komisi dan fraksi sama sekali tidak mengetahui Perdis tersebut. Seharusnya pembuatan Perdis ini harus diketahui oleh lembaga pemerintah, dan jika ada penerbitan, harus ada prosedurnya secara hitam diatas putih” jelas Noah yang merupakan anggota fraksi PDIP.

Lanjutnya, kebijakan ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dewan, jangan langsung diberlakukan.

“Inikan ada hitung-hitungannya, jadi harus dibicarakan terlebih dahulu secara bersama-sama, jangan langsung diterapkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Mewakili Direksi PD Pasar Manado Direktur Umum (Dirum) Hendra Zoenardjy menyampaikan di depan pendemo dan anggota Dewan terkait biaya yang naik khusus untuk penampung tomat. “Awalnya hanya Rp 20 ribu lebih kemudian naik menjadi Rp 90 ribu lebih,” ujarnya.

Menurutnya, siapa yang memiliki lahan lebih besar, maka otomatis biaya lebih besar. Perhitungan biaya sewa akan dikalikan untuk biaya sewa pedagang.
“PD Pasar menginginkan pasar bersehati lebih baik dan teratur. Kami juga telah siapkan tempat bagi para pedagang yang tidak memberangkatkan pedagang karena fasilitas telah disiapkan,”tuturnya.

Diketahui bersama, DPRD meminta waktu untuk melakukan pembahasan bersama dengan pihak PD Pasar dan perwakilan pedagang pada Rabu, 17 Mei 2017 mendatang. Dalam penyampaian aspirasi tersebut, turut dihadiri anggota dewan Syarifudin Sa’afa, Benny Parasan, Nur Yasit Abdul Rahman, Abdul Wahid Ibrahim, Fatma Bin Syech Abubakar, Markho Tampi, Hengky Kawalo, Roy Maramis, Sonny Lela dan para petugas kepolisian yang menjaga kegiatan tersebut. (aar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed