oleh

YRT Warning ASN Tambah Libur

-BOLMONG-290 views
Foto Yanny Ronny Tuuk (istimewa)

LOLAK—Wakil Bupati (Wabup) Bolmong Yanny Ronny Tuuk (YRT) menegaskan kepada seluruh pejabat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Bolmong untuk tidak menambah waktu libur (cuti bersama) Hari raya Idul Fitri.

“Saya peringatkan kepada para ASN maupun kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk tidak menambah liburnya. Bagi yang melanggar akan diberi sanksi tegas sebagaimana instruksi Presiden Jokowi,”tegas Yanny.

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat sangatlah penting. Oleh karena itu, bagi yang melanggar sanksi sudah menunggu.
“Bagi pimpinan OPD yang berada di luar daerah, untuk tetap melaporkan keberadaannya kepada Sekretaris Daerah agar mudah dipantau dan bisa dikontak apabila dibutuhkan,”terangnya.

Sebelumnya, Asisten III Pemkab Bolmong I Wayan Gede menegaskan, semua ASN dilingkup kerja Pemkab Bolmong untuk mematuhi ketentuan libur dan cuti dalam rangka hari raya idul fitri. Menurutnya, sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 Tahun 2014 sudah disiapkan bagi ASN yang sengaja menambah waktu libur.

“Libur cukup panjang, mulai tanggal 23 Juni sampai tanggal 3 Juli. Jadi tidak ada alasan lagi menambah libur. Konsekuensinya jelas kalau ada yang melanggar. Surat edaran libur dan cuti bersama sudah ditindaklanjuti ke semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD),”katanya, kemarin diruang kerjanya.

Dirinya menjelasakan, pada 3 Juli medatang atau hari pertama masuk kerja langsung digelar apel perdana. “Di apel perdana itu langsung akan diabsen,” ungkapnya.

Gede menambahkan, selain itu juga pada apel perdana tersebut akan diumumkan pemberian sanksi disiplin bagi tiga ASN yang melakukan tindakan indisipliner. Meski tak menyebut nama ASN yang dimaksud, namun ia mengatakan sanksi yang akan diberikan berupa penurunan pangkat. “Tentu ada pelanggaran yang dilakukan sehingga sanksi diberikan,”kuncinya (yrl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed