oleh

Hebat, Tahun Ini Yasti-Yanny Fokus Tata Ibu Kota

-BOLMONG-504 views

LOLAK—Tahun 2017 ini Pemkab Bolmong fokus pada program dalam menata Ibu Kota Kabupaten yakni Kecamatan Lolak. Dimana penataan Ibu Kota tersebut sesuai Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati (Wabub) Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow-Yanny Ronny Tuuk untuk menggenjot pembagunan.

“Daya beli masyarakat bisa semakin tinggi bila aktivitas perekonomian di Lolak semakin ramai. Itu yang sementara diupayakan,”kata Kepala Bagian Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Pemkab Bolmong Syafrudin Mashanafi, kemarin

Mashanafi mengklaim, berdasarkan data dari pihaknya perekonomian di Ibu Kota Lolak telah ada dalam tren positif serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada di jalur yang tepat. “Semua meningkat hingga 10 persen. Butuh waktu dan proses memang. Tapi yang penting kita sudah di trek yang benar,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow telah menyampaikan niatnya menjadikan Lolak berwibawa. Sejumlah prioritas pun telah dipetakan bersama Wabub Yanny R Tuuk. Terkait anggaran, pihaknya memastikan pusat siap membantu. Pembangunan menyasar semua aspek. Namun, infrastruktur jalan menjadi yang paling utama.
“Pelebaran jalan dari Kaiya ke Maelang itu prioritas. Dari Pinogaluman ke Lolak lebarnya 30 meter. Akan ada dua jalur, biar ibukota juga bisa kelihatan punya wibawa,” ungkap Yasti.

Menurutnya, banyak orang bingung di mana ibu kota kabupaten. Hal itu diakibatkan kondisi Lolak jauh berbeda dengan ibu kota kabupaten lainnya. “Kita akan pasang lampu di taman median jalan. Ini asal masyarakat mau bekerja sama dengan pemkab untuk menata ini,” ujarnya.

Dirinya meminta Camat Lolak segera berkoordinasi soal masalah pembebasan lahan. Masyarakat yang kena badan rumah akan mendapat perhantian. “APBD 2017 ada sepuluh kilometer untuk pembebasan lahan. Pembanguban jalan tak bisa putus. Tahun depan dari Lalow hingga Mongkoinit. Kalau tidak akan mulai dari Kaiya,” ucapnya.

Selain di ibukota, Pemkab Bolmong juga akan membangun lorong-lorong di semua wilayah. Pihaknya memprioritaskan pembangunan di wilayah Dumoga Bersatu. “Panjang jalan kabupaten ada 500 kilometer. Yang baru tertangani 25 persen. Kami prioritaskan ke Dumoga Raya. Jalan kabupaten yang belum teranggarkan,”tandasnya. (yrl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed