oleh

Pemkab Matangkan Penerapan Kawasan Tanpa Rokok

-BOLMONG-279 views
Foto: Sahara Albugis. (Foto: Rivo/SK)

LOLAK—Pemkab Bolmong segera menerapkan kawasan tanpa rokok (KTR). Hal ini, sebagaimana dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong Sahara Albugis.

Menurutnya, pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait kawasan tanpa rokok terus bergulir. Dan saat ini, memasuki pembahasan tahap dua di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Untuk KTR (kawasan tanpa rokok) ini, sudah tidak ada kendala. Kami tinggal membahas terkait kriteria sanksi apa saja yang bakal diberlakukan bagi si pelanggar. Intinya tinggal menunggu jadi Perda (Perda),” jelas Sahara diruang kerjanya, Rabu (21/2) tadi.

Menurutnya, beberapa waktu lalu Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) kawasan tanpa rokok sudah dibahas bersama DPRD Bolmong dalam hal ini Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

“Semua sudah dibahas dalam pertemuan tersebut. Kami juga berharap secepatnya ditetapkan jadi Perda, karena hal ini sangatlah penting,” jelasnya.

Sahara menambahkan, satu diantara manfaat dari kawasan tanpa rokok yakni menurunkan angka kesakitan, dengan mengubah perilaku masyarakat sehat dan meningkatkan produktivitas kerja.

“Tentunya jika lingkungan kerja bebas dari asap rokok, secara otomatis dapat meningkatkan kinerja dari ASN yang berada di Kabupaten Bolmong,”tuturnya.

Albugis menambahkan, masih ada penyempurnaan pada sangsi kepada pelanggar ketika tak menaati aturan. “Kalau sudah selesai pasti dilanjutkan karena ini juga menjadi perintah atasan demi kesehatan banyak orang,” ungkap Albugis.

Terpisah, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling berkata, Dewan sedang mempersiapkan pembicaraan tahap dua.

“Beberapa waktu lalu sudah dilakukan forum group diskusi (FGD), pembahasan sampai pada penyampaian tahap satu, dan sekarang sedang persiapan untuk tahap selanjutnya,” kuncinya. (yrl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed