oleh

Bahas Kelapa Sawit, DPRD Bolmong Kunker di Kabupaten PPU

DISAMBUT: Tampak Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling didampingi Anggota Pansus Kelapa Sawit saat menerima cendramata dari DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara. (ist)

LOLAK–Dalam mengatasi polemik terkait kelapa sawit yang berada di Kabupaten Bolmong, DPRD Bolmong melalui Panitia Khusus (Pansus) Kelapa Sawit melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimatan Timur (Kaltim)

Menurut Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, Kunker ini untuk melakukan konsultasi sekaligus sharing terkait pengelolaan kelapa sawit di daerah yang terkenal dengan komoditas kelapa sawitnya.

“Jadi, berangkat dari penolakan atau demo di Bolmong terkait keberadaan perusahaan kelapa sawit, kami melakukan Kunker ini. Dalam Kunker ini kami banyak mendapat masukan dari DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara serta Dinas Perkebunan di daerah tersebut tentang plus dan minusnya kedepan dalam pengelolaan kelapa sawit,” jelas Welty ketika dihubungi.

SERIUS: Tampak Ketua DPRD Welty Komaling bersama Anggota Pansus Kelapa Sawit saat berada di Kantor DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara dalam melaksanakan agenda Kunker. (ist)

Welty menuturkan, pihanya sangat selektif dalam memilih daerah untuk dijadikan tempat Kunker terkait kelapa sawit tersebut.

“Di Kabupaten Penajam Paser Utara ini sudah terkenal dengan komoditas kelapa sawitnya. Karena di daerah ini peran perusahaan kelapa sawit dalam mendorong perekonomian rakyat sangatlah besar. Intinya, kami menanyakan terkait untung dan ruginya serta dampak sosial dari pengelolaan kelapa sawit ini,” tuturnya.

Welty mengungkapkan, usai Kunker ini pihaknya akan memanggil keduabela pihak dalam hal ini perusahaan kelapa sawit dan masyarakat yang menolak untuk menggelar pertemuan.

“Nantinya dalam pertemuan tersebut, kami akan menjelaskan secara detail kepada keduabela pihak. Sekaligus menanyakan terkait target kedepan kepada pihak pengelola dalam hal ini pihak perusahaan,” ungkapnya.

KUNKER: Tampak Ketua DPRD Welty Komaling bersama anggota Pansus Kelapa Sawit ketika berada di Kabupaten Penajam Paser Utara dalam melaksanakan agenda Kunker. (ist)

Politisi PDIP Bolmong ini berharap, apa yang didapat dari Kunker kali ini dapat menjadi peganggan dalam menyelesaikan polemik antara masyarakat dan perusahaan kelapa sawit di Kabupaten Bolmong.

“Lahan di Kabupaten Bolmong sangat potensial dalam melakukan pengelolaan kelapa sawit ini. Jadi kami bersama Pemerintah Kabupaten Bolmong akan semaksimal mungkin mencari jalan keluar terkait permasalahan ini,” tandasnya.

Sekedar informasi anggota DPRD yang ikut hadir dalam Kunker tersebut,
Deddy Senduk, Lesly Lanny Kaligis, Tonny Tumbelaka, Musli Manoppo, Slamet Kohongia, Masud Lauma, Elsye Pitoy, Ramly Manggopa, Esra Panese, serta Sutarsi Susi Mokodompit. (adve)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed