oleh

Bapemperda Dorong Pembentukan Ranperda IMTA

BAHAS: Tampak suasana saat prapembahasan Ranperda IMTA diruang Komisi II DPRD Bolmong. (ist)

LOLAK—DPRD Bolmong mendorong terbentuknya
Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). Buktinya,
Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)
menggelar prapembahasan bersama instansi terkait di ruang Komisi II Kantor DPRD Bolmong.

Ketua Bapemperda Marten Tangkere menjelaskan, Perda terkait dengan IMTA memang harus dilaksanakan. Apalagi menurutnya, Bolmong telah memiliki beberapa perusahan asing.

“Yang jelas, jika tidak ada Perda yang mengatur, Pemda tidak kuat untuk menindak lebih kedalam. Sehingga Perda ini sangat diperlukan. Apalagi dengan kehadirannya PT Conch,” ungkap Tangkere.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Bolmong Kamran Mucktar menjelaskan, retribusi daerah merupakan salah satu sumber pendapatan daerah, guna membiayai penyelenggara pemerintah daerah, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan kemandirian daerah.

“Ada sekira 600 TKA yang bekerja di PT Conch, sehingga daerah harus ditekan agar aturannya dapat berjalan dengan baik. Persoalan yang akan dilakukan ini, merupakan pertarungan dalam tingkat regulasi,” jelasnya.

“Karena dalam Perpres 20 Tahun 2017 pengurusan IMTA dilakukan perpanjangan dalam jangka waktu Dua tahun. Pasalnya sebelumnya dilakukan perpanjangan dalam jangka waktu Tiga sampai Enam bulan. Apalagi soal pendataan TKA. Yang seharusnya dilakukan pendataan dalam satu instansi yang jelas,” tambah Kamran.

Menurutnya, terkait pengawasan memang masuk dalam rana pemerintah provinsi. Sehingga ruang masuk daerah kedalam akan lebih terbatas.

“UUD 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, menjadi pintu masukkita. Sehingga sebagaimana dimaksud, perlu menetapkan Perda tentang Retribusi Perpanjang IMTA,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bolmong Abdul Kadir Mangkat berharap agar Perda ini dipercepat. Karena di Bolmong sudah memilki TKA yang melakukan aktifitas.

“Prinsipnya ini harus diatur secepatnya. Karena TKA sudah beraktifitas di PT Conch, dan pasti akan berkelanjutan,” kuncinya (yrl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed