oleh

Bapemperda Pacu Pembahasan Tiga Ranperda

BAHAS: Tampak suasana saat pembahasan Tiga Ranperda diruang rapat Komisi II DPRD Bolmong. (ist)

LOLAK–DPRD Bolmong melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bepemperda), kembali melaksanakan pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) diruang rapat Komisi II DPRD Bolmong, Selasa (24/4), kemarin.

Diketahui bersama, tiga Ranperda tersebut tentang Kabupaten Layak Anak, Penyelenggaraan Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin, dan Pengendalian dan Penanggulangan Rabies.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bapemperda Marthen Tangkere mengatakan, pembahasan ini sudah yang ketiga kalinya. Sehingga akan memasuki Paripurna tahap satu.

“Pembahasan ini harus dipacu, mengingat ketiga Ranperda ini penting dan sangat dia butuhkan. Tiga Ranperda ini sangat kental dengan kelangsungan hiduo kita semua,” katanya.

Lanjutnya, seperti tahun-tahun sebelumnya ada beberapa warga miskin yang terjerak masalah hukum. Menurut Tangkere hal seperti inilah yang bersifat penting.

“Harus ada perhatian khusus dari pemerintah. Dengan adanya payung hukum yang mengatur itu, maka kedepan, pemerintah lebih mudah memberikan pendampingan kepada warga miskin yang tersandung hukum. Begitu juga dengan dua ranperda lainnya,” terangnya

Dia mengungkapkan, setelah di paripurnakan tahap satu selanjutnya akan dikonsultasikan ke Biro Pemprov Sulut.

“Setelah itu, kemudian ditetapkan menjadi Perda melalui paripurna,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu Anggota DPRD Bolmong Masri Daeng Masenge mengatakan, jika kedepan akan ada Rumah Sakit Layak Anak, maka harus ada pula ruangan untuk ibu-ibu yang hendak menyusui anaknya.

“Alangkah baiknya RS atau puskesmas memiliki ruang khusus menyusui. Saya sependapat hal ini di terapkan di Bolmong,” jelasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Tim Perancang dari Kemenkumham, Penyusunan Naskah Akademik dari Universitas Della Salle Manado, serta dinas terkait. (yrl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed