oleh

Welty Soroti Realiasi APBD 2017

BAHAS: Tampak Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling saat melakukan pembahasan LKPJ 2017 bersama beberapa SKPD. (Foto:Rivo/SK)

LOLAK–DPRD Bolmong Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) 2017, menggenjot rapat pembahasan bersama beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), diruang Komisi II, Rabu (2/5) kemarin.

Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling mengkritik para pimpinan SKPD yang belum mampu mempresentasikan progres realisasi sarapan anggaran APBD 2017 lalu.

“Pimpinan SKPD harus mampu menyampaikan program APBD selama tahun 2017 walaupun itu pahit. Mohon maaf kalau menghabiskan uang, serapan anggaran diatas 97 persen. Tapi realisasinya masih belum. Jadi sasaran kita, bagaimana mewujudkan visi dan misi dari Bupati dan Wakil Bupati, jangan cuma menghabiskan uang,” tegasnya.

Welty mengajak kepada seluruh pimpinan SKPD bersama mewujudkan program dari bupati dan wakil bupati.

“Mari dalam forum ini kita perbaiki kedepan mumpung masih ada waktu kita berbenah, dalam mewujudkan program bupati dan wakil bupati,” ajaknya.

“Harapan saya untuk kedepan jika ada hal yang masih kurang di forum ini segera diperbaiki untuk kepentingan daerah kita kedepan,” tandasnya

Sementara itu, Ketua Pansus LKPJ 2017 Masri Daeng Masenge mengatakan, setelah mendengarkan presentasi satu persatu dari beberapa instansi, maka pihaknya akan turun lapangan untuk memeriksa langsung.

“Apa yang disampaikan lewat presentasi di rapat pansus ini sesuai dengan pengerjaan di lapangan, itu akan kami tindak lanjuti, dengan turun dan melakukan pengecekan, dan hasilnya akan dituangkan dalam rekomendasi pansus sebentar nanti,” tutupnya.

Perlu diketahui bersama, rapat yang dipimpin langsung Ketua Pansus LKPJ 2017 Masri Daeng Masenge turut dihadiri beberapa SKPD yakni, BKD, Inspektorat, BKPP, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Diskominfo, Dishub. (yrl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed