oleh

Wabup Yanny Pimpin Apel Korpri

IRUP: Tampak Wabup Yanny saat memimpin Apel Korpri dihalaman Kantor Bupati Bolmong. (ist)

LOLAK–Pemkab Bolmong melaksanakan Apel Korpri perdana di tahun 2019, Kamis (17/1), kemarin.

Apel Korpri yang dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) Bolmong Yanny Ronny Tuuk, turut dihadiri Sekda Bolmong Tahlis Gallang, para asisten, kepala SKPD serta ASN.

Yanny saat membacakan sambutan Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow mengatakan, bahwa apel Korpri perdana tahun 2019 merupakan momentum bagi seluruh anggota Korpri untuk terus melakukan serangkaian evaluasi dalam rangka penguatan kualitas maupun kuantitas kinerja dan pengabdian. Selain dituntut terus meningkatkan dedikasi yang tinggi dalam mengemban tugas sebagai abdi negara, abdi masyarakat dan abdi pemerintah.

“Apel Korpri ini bukan hanya menjadi wahana komunikasi sekaligus pembinaan efektif kepada anggota Korpri, tetapi sebagai evaluasi sejauh mana tanggung jawab dalam membangun daerah,” kata Yanny

Dirinya juga membeberkan bahwa Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Bolmong masih jauh dari harapan. Di mana LPPD Kabupaten Bolmong berada di urutan paling bawa yakni di posisi 15.

“LPPD Bolmong hanya memperoleh poin 2,69. Atau paling bawa,” beber Yanny.

Menurutnya rendahnya poin yang diraih, karena disebabkan kurang aktifnya perangkat daerah dalam melengkapi dokumen yang diminta oleh bagian pemerintahan.

“Untuk itu saya minta kepada kepala perangkat daerah agar segera melengkapi seluruh dokumen yang diminta khususnya dalam lampiran indikator kinerja kunci atau IKK. Sehingga kita tidak lagi berada di urutan paling bawah dalam perolehan poin LPPD,” terangnya.

Yanny mengungkapkan, meski demikian patut diapresiasi pula, karena Badan Keuangan Daerah (BKD) Bolmong telah menerapkan sistem E-Budgetting. Aplikasi ini pertama diterapkan pertama di Sulut guna untuk memudahkan setiap perangkat daerah dalam melakukan proses pencairan anggaran lewat sistem online.

“Bersyukur aplikasi ini satu-satunya dan pertama kali di Sulawesi Utara,” paparnya.

Yanny juga mengingatkan, para Camat agar segera menidaklanjuti berbagai permintaan data yang telah diminta. Sebab masih banyak kecamatan yang belum menyampaikan data yang diperlukan.

“Lambatnya penyerahan data yang diminta, berdampak pada tidak efektifnya program dan kegiatan di perangkat daerah terkait,” tandasnya (yr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed