oleh

Pilihan Rakyat, Tujuh Anggota DPRD Minut Lenyap Sehari Setelah Pelantikan

Minut– Sehari setelah pengambilan sumpah dan janji untuk mengemban tugas yang diamanahkan masyarakat lewat pemilihan legislatif 17 April silam, sejumlah anggota DPRD Minut malah tidak masuk kerja.

Sebanyak tujuh dari 30 legislator Minut periode 2019-2024 penghuni gedung Tumatenden dengan berbagai alasan tidak tampak diruang rapat koordinasi yang dipimpin ketua DPRD Denni Lolong, Selasa (10/9/2019).

Sontak saja, pemandangan seperti ini teringat akan lagu dari musisi lawas Iwan Fals dengan judul ” Surat Buat Wakil Rakyat” dimana ada potongan lagu yang berbunyi ” Dihati dan lidahmu kami berharap suara kami tolong dengar lalu sampaikan, Saudara dipilih bukan di lotere meski kami tak kenal siapa saudara.

Tidak hadirnya wakil rakyat di hari perdana memunculkan stigma negatif terhadap lembaga tempat bernaungnya 30 anggota Dewan yang terhormat hasil perjuangan rakyat pada April lalu.

Diketahui, Hak-hak berupa gaji dan semua fasilitas yang melekat pada anggota Dewan yang terhormat diambil dari uang rakyat melalui APBD murni yang didapat lewat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Minut.

Salah satu pendiri Kabupaten Minahasa Utara Itu Mandagi sangat menyangkan hal seperti terjadi karena di hari pertama kerja legislatif yang harusnya membuktikan janji-janji politik dan menjadi ladang pengabdian bagi mereka di gedung Dewan justru tak dimaksimalkan malahan tak  masuk kantor.

“Bagaimana fungsi ini akan jalan kalau masuk kantor saja mereka (anggota dewan,red) malas. Ukuran keberhasilan kinerja dewan memang tak bisa diukur dari masuk kantor. Namun kehadiran wakil rakyat di kantor dewan mencerminkan  kinerja mereka termasuk apa yang akan mereka buat untuk rakyat,” jelas Utu.

Saat ditanyai awak media Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Jossy Kawengian, tidak tau jumlah anggota DPRD yang baru dilantik, pada hari perdana masuk kantor.

“Saya tidak tau berapa banyak, hadir karena saya tak menghafalnya,” singkatnya.

Sekwan tidak memberi komentar lebih terkait ketidak hadiran para wakil rakyat ini.

Berdasarkan pantauan media ini salah satu yang tak hadir pada hari pertama usai dilantik adalah politisi PKB Sarhan Antili, sarhan yang sudah empat periode dipercaya untuk mengemban tugas rakyat diketahui sedang dalam keadaan sakit.

“Iya saya sekarang lagi sakit, dan kurang enak badan,” tulis Antili, menjawab konfirmasi wartawan via pesan singkat Whats Up.

(Ipang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed