oleh

Panwascam Talawaan Lantik Panwaslu PKD

Minut, SuaraKawanua.com — Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) se-Kecamatan Talawaan, Jumat (20/3/2020), dilantik untuk mengemban tugas mengawal jalannya pelaksanaan Pilkada 2020.

Sebelum pelantikan dilakukan, semua peserta termasuk tamu undangan yang akan masuk di lokasi pelantikan, terlebih dahulu dilakukan sterilisasi pemeriksaan kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 oleh Kepala puskesmas (Kapus) Talawaan dr Yusuf Nainggolan.

Proses pelantikan dan pengambilan sumpah disaksikan langsung oleh Ketua Bawaslu Minut Simon Awuy dan Komisioner Rocky Ambar, dan Camat Talawaan Ruben Lengkong serta anggota PPK Talawaan.

Ketua Panwascam Talawaan Ireine Buyung menghimbau kepada anggota Panwaslu desa/kelurahan yang baru dilantik dan diambil sumpahnya agar menjalankan tugas, fungsi dan wewenang sesuai dengan aturan Undang-Undang yang berlaku.

“Pesan kami kepada para rekan-rekan yang baru dilantik agar dalam menjalan tugas fungsi dan wewenang mematuhi aturan yang berlaku. Siapkan mental untuk bekerja dalam keadaan apapun serta harus dengan profesional,” pesan Buyung didampingi tiga pimpinan Panwascam lainnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Minut Simon Awuy berharap tetap semangat walau dalam kondisi saat ini. Kegiatan pelantikan ini kita diwajibkan melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas setempat sesuai petunjuk Bawaslu RI.

“Kita belum ada instruksi pemberhentian untuk aktifitas tahapan Pilkada terkait virus korona, jadi kita tetap jalan dan tanggal 24 semua pengawas desa sudah mulai bekerja sesuai dengan aturan, agar Pilkada Minut bisa menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan demokrasi,” tandas Awuy.

Hal senada juga dikatakan Komisioner Bawaslu Rocky Ambar yang juga merupakan koordinator untuk wilayah Kecamatan Talawaan. Dimana Panwaslu desa bisa bekerja secara bersama karena sebagai ujung tombak pengawasan selama tahapan Pilkada nanti. Panwas desa/kelurahan harus segera menyesuaikan diri untuk bekerja sesuai dengan Tupoksi, dan jangan takut kalian dilindungi oleh negara.

“Bekerjalah dengan baik dan saling mendukung, jangan mau diitervensi, sehingga nanti pesta demokrasi di Kabupaten Minut bisa menjadi contoh bagi pemilu di Indonesia,” tutup Ambar.

(Ipang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed