oleh

Distributor Daun Bawang Modoinding, Tolak Aturan Sistem Satu Pintu Oleh PD Pasar

MANADO- Distributor daun bawang di Pasar Bersehati, menolak aturan yang diberlakukan pihak Perusahan Daerah (PD) Pasar Manado, dengan nomor surat, 488/PDP/VIII/2020 tanggal 18 Agustus 2020, tentang pemberitahuan diberlakukannya sistem satu pintu untuk suplai batang bawang.

Aturan baru dengan sistem satu pintu yang ditanda tangani Dirut PD Pasar Manado, dinyakini Dandi Panensang sebagai distributor atau pemasok daun bawang dapat merugikan para padagang.

” Kami kasihan para pedagang yang sudah puluhan tahun berhubungan langsung dengan kami. Entah berapa harga daun bawang yang diambil para pedagang pada PD Pasar, ” kata distributor asal Desa Palelon, Modoinding saat ditemui suarakawanua.com pada Rabu (26/8) kemarin.

Lanjut dia, sebelumnya pihak PD Pasar telah menghubungi dirinya menyampaikan hal tersebut. Pasokan daun bawang yang akan diambil melalui sistem satu pintu oleh PD Pasar dengan harga Rp 4000, sesuai dengan harga distributor yang diberikan kepada pedagang pasar.

Penolakan yang dilakukan para distributor bawang batang ini, jelas mendapat penolakan untuk melakukan supplai bawang batang ke pedagang, yang hampir berujung rusuh antara distributor dan sejumlah staf PD Pasar, bertempat di Pasar bersehati pada Rabu Malam sekitar pukul 23.30 Wita. Untung, saat itu juga petugas TNI-Polri hadir dan melerai pertikaian tersebut.

Sementara Salah satu pedagang saat hendak diwawancarai mengatakan tidak terima dengan sistem yang diterapkan oleh PD Pasar. Menurutnya, sistem seperti itu jelas hanya untuk merugikan kami sebagai pedagang.

” Intinya torang nyanda suka kalo ada sistem bagitu. Torang biasa ambe Rp 4000 rupiah, kalo somo lewat PD Pasar, pasti somo lebe naik itu harga. Pokoknya torang nda terima, nanti pengurus baru PD Pasar ini kong jadi bagini,” kata Imran.

Sayangnya, sampai berita ini naik, pihak PD Pasar belum berhasil dihubungi untuk dimintai konfirmasi terkait permasalahan ini

(David)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed