oleh

Aktivis Minut Kritisi Kinerja DPRD Minut. William Luntungan: Turlap Komisi II Sebatas Pencitraan

MINUT- Aktivis Kabupaten Minahasa Utara Milliam Luntungan, pertanyakan kerja-kerja Komisi II DPRD Minut saat melakukan monitoring atau Turun Lapangan ( Turlap) dalam menindak lanjuti laporan masyarakat.

Pria yang kerap gonta-ganti warna rambut ini bahkan menyebut aksi turun lapangan (Turlap) DPRD terkesan hanya pencintraan semata.

“Boleh dikata hasil turlap anggota dewan Minut nol besar, Buktinya mana? dari kunjungan di Gudang Alfamart, PT. Royal Coconut dan dugaan pengerusakan manggrove di desa Paputungan beberapa waktu lalu sampai saat ini tidak ada hasil, ” Tegas Luntungan.

Lanjut Luntungan, seperti dugaan pengerusakan manggrove di Desa Paputungan yang tersiar kabar sudah melakukan audiensi dengan DLH Provinsi namun saat ini tidak ada penyelesaian.

” Apa hasil temuan komisi dua. Bila tidak ada penyelesaian di provinsi, Komisi dua langsung berkoordinasi dengan instansi yang ada di kementerian untuk membuktikan keseriusan setiap laporan masyarakat, ” Ujarnya.

Dengan pola kinerja seperti ini lanjut Luntungan, akan hilang kepercayaan masyarakat atas kerja-kerja DPRD sebagai wakil rakyat.

Sementara ketua Komisi II DPRD Minut, Stendy S Rondonuwu saat dikonfirmasi via WhatsApp Rabu (13/7) belum memberikan tanggapan.

(David)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed