oleh

Kembali Gempar Warga Bilalang Ditemukan Gantung Diri

-HUKRIM-149 views
ilustrasi (istimewa)

LOLAK—Lagi-lagi masyarakat Kabupaten Bolmong dibuat gempar dengan penemuan sesosok mayat yang gantung diri. Dimana pada bulan April lalu Dumoga dihebohkan dengan dua kasus yang sama, kali ini Rabu (3/5) tepat pukul 08-00 Wita ditemukan mayat atas nama Otik Manangin (27) warga Desa Bilalang I Kecamatan Kotamobagu Utara yang berprofesi sebagai Tani. Mayat tersebut ditemukan di perkebunan Toundopot Desa Apado Kecamatan Bilalang.
Menurut keterangan saksi Uding Longkun (48) warga BIlalang I Kecamatan Kotamobagu Utara, saat dirinya hendak menuju kebun dalam perjalanan, dirinya melihat ada sosok mayat yang tergantung di pohon dadap biru (pohon sombar, red).
“Saya, kemudian mendekati mayat itu, dan ternyata sosok mayat tersebut adalah Otik Manangin. Melihat kejadian tersebut, saya langsung memberi tahukan kepada pihak keluarga, ” ungkapnya.
Sementara itu, Kasubag Humas Mapolres Bolmong AKP Saiful Tammu menjelaskan, pihak keluarga juga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Passi. “Dari desa Apado menuju TKP di perkebunan Toundopot kurang lebi 4 km. Korban langsung dibawa ke rumah di desa Bilalang I, dan langsung dikebumikan hari ini juga,” jelasnya.
Dirinya mengatakan, kejadian tersebut berdasarkan keterangan keluarga atas nama Albert Manangin. Dari keteranganya korban mengalami penyakit batuk-batuk muntah darah atau TBC. Ini sudah diderita korban selama lima bulan. “Sehingga diduga hal tersebut yang membuat korban merasa depresi dan putus asa lalu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” katanya.
Tammu menambahkan, keluarga korban juga tidak mempermasalahkan karena ini adalah murni gantung diri sehingga keluarga korban sudah tidak meminta korban diotopsi. “Berharap para tokoh masayarakat terus mengimbau kepada warga untuk tidak melakukan hal yang merugikan diri sendiri,” tutupnya. (Yrl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed