oleh

Penunggak TGR Terancam Dipolisikan

-BOLMONG-294 views
Abdul Latief

LOLAK—Pemkab Bolmong memberikan batas waktu bagi penunggak Tuntutan Ganti Rugi (TGR) untuk menyelesaikannya.Tanggal 9 Agustus mendatang merupakan batas akhir bagi mereka yang “mengantongi” TGR.

Menurut Asisten III, I Wayan Gede kemarin, jika sampai waktu yang ditentukan tidak ada yang mengembalikan. Maka pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk ditindaklanjuti.

“Sudah ada sebagian yang mengembalikan. Masih ada kesempatan sampai 9 Agustus. Karena waktu yang diberikan BPK selama 60 hari,” ujar Wayan.

“Jika sampai BPK yang turun tangan maka konsuekuensinya sudah tau. Tak tanggung-tanggung bahkan bisa sampai ke ranah hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Bolmong Abdul latief mengatakan, pihaknya terus menindaklanjuti temuan tersebut. Dia menjelaskan, kerugian TGR di tahun 2016 lalu mencapai Rp 1,4 miliar. Namun hingga saat ini, baru Rp 500 juta yang dikembalikan, dan itu telah disetor ke bank.

“Sampai saat ini kami masih mengejar sisa tungakanya. Jika yang sisanya tidak kembali hingga batas waktu yang ditentukan, pemkab tak lagi bertanggungjawab. Itu sudah masuk ranah hukum,” tegas Latief.

Ia juga berharap, agar penunggak yang merupakan ASN dan pihak ketiga, bisa mengembalikan uang negara tersebut sebelum batas waktu.

“Seluruhnya ada 26 orang yang mengikuti sidang TGR. Kami berharap para penungak TGR ini bisa menyelesaikan tungakan sesuai waktu yang ditentukan. Karena hingga saat ini masih belum terselesaikan,” kuncinya. (yrl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed