oleh

Ini Kondisi Anggota TNI Yang Pukul Polisi, Ternyata Dia Sempat Depresi

-HUKRIM-239 views
Tampak foto Wira dan kejadian saat pemukulan terjadi. Ketika di unggah di facebok. (Ist)

PEKANBARU-Anggota TNI yang pukuli polisi di tengah jalan di Pekanbaru itu bernama Wira Sinaga dan berpangkat serda. Aksi Wira ini sempat viral di media sosial seperti Instagram dan Facebook. Aksinya yang memaki, menampar helm, dan menendang sepeda motor polisi terjadi di pinggir jalanan Jenderal Sudirman, persisnya di depan Plaza Sukaramai atau lebih dikenal dengan Ramayana. Namun, dibalik kejadian tersebut ternyata anggota TNI Sersan Dua (Serda) itu diduga pernah depresi. Diketahui anggota Polantas Polresta Pekanbaru yang dipukul bernama Bripda Yoga Vernando. Menurut Komandan Korem Wirabima Brigjen TNI Abdul Karim, Serda Wira mulai menunjukkan kelakuan aneh, sehingga didiagnosis depresi oleh dokter di TNI AD setelah ditugaskan di Papua.

“Pada tahun 2012 sampai 2013 ditugaskan di Papua‎. Sekitar akhir tahun 2013 pulang dan kemudian pada 2014 sudah mulai sakit,” kata pria berbintang satu di pundaknya ini di Markas Detasemen Polisi Militer AD di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Jumat (11/8/2017) pagi.

Abdul Karim memaparkan, Serda Wira sejak SD sampai SMA tinggal bersama kedua orangtuanya di daerah Sorek, Kabupaten Indrgiri Hulu, Riau. Dia merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. “Bapak dan ibunya bekerja di kebun sawit,” kata Abdul Karim.

Abdul menerangkan, Wira mendaftar sebagai anggota TNI pada 2010-2011. Setelah menjalani seleksi, Wira kemudian menjalani pendidikan di Aceh.
Begitu lulus, Wira ditempatkan di Batalion 121 Macan Kumbang Sidikalang. Beberapa tahun di sana, tepatnya pada 2012 hingga 2013, Wira ditugaskan untuk ikut operasi di Papua.
“Pulang dari sini mulai sakit ‎dan dipindahkan ke Korem Padang pada 2015,” kata Abdul Karim.

Pada 2016, anggota TNI itu dipindahkan ke Korem Wirabima Bukit Barisan di Riau. ‎Dia tidak mendapatkan jabatan karena dinilai tidak cocok lagi berada di satuan tempur.”Makanya di sini (Korem) tak ada jabatan, tidak cocok lagi di satuan tempur karena sudah depresi,” ujar Abdul Karim.

Akibat kejadian tersebut, Sersan Dua Wira Sinaga ditahan Detasemen Polisi Militer (Denpom) Angkatan Darat dan dimasukkan ke penjara di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru. Serda Wira ditahan di sel isolasi Denpom sejak Kamis malam, 10 Agustus 2017. Pasca-kejadian itu, Wira langsung dijemput di rumahnya dan langsung diproses.

“‎Kemudian saya tanya dia di mana, katanya sedang di rumah. Saya hubungi Komandan POM dan berikutnya diamankan,” kata Abdul Karim.

Atas perintah orang nomor satu di Korem ini, petugas POM AD langsung menjemput Wira dan membawanya ke Markas POM di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru. Abdul Karim menjanjikan aksi arogan anggota TNI di jalan raya itu bakal diproses sesuai aturan yang berlaku dalam hukum militer.

“Akan diberikan sanksi atas arogansinya ini,” ujar Abdul Karim.

Sebelumnya, Wira mengamuk di tengah Jalan Jenderal Sudirman saat Bripda Yoga menegurnya. Anggota TNI itu diduga tak diterima karena ditegur tak memakai helm dan sepeda motornya tidak menggunakan spion.

Dalam video yang beredar, Wira beberapa kali memukul helm anggota Polantas bernama Yoga Vernando dan berpangkat bripda. Tak cuma itu saja, ia juga sempat menendang sepeda motor matik milik anggota polisi tersebut.‎ (*)

Sumber:Liputan6.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed