oleh

Tekan Indeks Resiko Bencana, Wayong Hadiri Bulan PRB

-BOLMONG-589 views

LOLAK—Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong Channy Wayong menghadiri peringatan bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) tahun 2017 yang dilaksanakan di Tiga Kabupaten/Kota di Provinsi Papua Barat, yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, dan Kabupaten Raja Ampat muai 23 – 24 Oktober 2017.

Wayong mengungkapkan, terdapat 12 jenis ancaman bencana yang harus diwaspadai. Seluruh pihak, baik pemerintah masyarakat maupun swasta harus bersinergi.

“Dengan kesepahaman pengurangan risiko bencana ini dicanangkan, mulai dari diri sendiri, keluarga, tetangga, teman, kerabat dan lingungan masyarakat hingga institusi pemerintah, swasta, akademisi dan para praktisi agar saling membangun sinergitas dalam rangka pengurangan risiko bencana di Bolmong,” ungkapnya

Dirinya mengatakan pengurangan resiko bencana harus dilakukan disetiap wilayah terutama daerah pusat kawasan pertumbuhan ekonomi.

“Untuk itu, kami bersama sejumlah instansi terkait menandatangani nota kesepahaman tentang penurungan indeks resiko bencana,” katanya.

Menurutnya, penandatangan nota kesepahaman tersebut sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2015-2019.

“Dimana setiap daerah berperan menurunkan 30 persen angka indeks risiko bencana, termasuk di Bolmong,” jelas Wayong.

Wayong menuturkan, pengurangan resiko bencana adalah rangkaian upaya yang dilakukan secara sistematis untuk menganalisa resiko dampak terhadap kehidupan dan penghidupan manusia.

“Setelah hampir Satu dekade upaya penanggulangan bencana di Indonesia dilaksanakan, telah banyak kemajuan dan capaian dalam membangun ketangguhan bangsa terhadap bencana,” tuturnya

Dia menambahkan, meski demikian besarnya bencana mengurangi bencana perlu terus dimonitor dan evaluasi. Agar upaya-upaya tersebut tidak hanya mengurangi risiko yang ada namun, diharapkan dapat mengurangi risiko baru.

“Investasi PRB harus selalu dilakukan secara khusus dan agar dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.

Sekedar informasi, Indonesian Nations International Strategy for Disaster Reduction) telah menetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari es pengurangan risiko bencana internasional (International Day for Disaster Risk Reduction). Hari Peringatan Pengurangan Risiko Bencana ini menjadi pengingat sekaligus atas kemajuan, kesuksesan, capaian dalam ketetapan dampak di Indonesia. (yrl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed