oleh

23 BUMN Bersama Pemkab Minut Kolaborasi Olah Sampah di Likupang

Minut- Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) jadi perhatian pemerintah pusat, yakni Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia.

Terbukti pada hari Kamis (8/12) sebanyak 23 perusahan BUMN menggelar program bertajuk Kolaborasi Olah Sampah Lingkungan di Pantai Pulisan, Likupang.

Seremoni pencanangan program tersebut dilakukan dengan gerakan bersih-bersih Pantai Pulisan, Likupang Timur, dan penyerahan simbolis sejumlah bantuan kepada masyarakat setempat di Likupang yang dihadiri Bupati Minut diwakili Sekda Ir. Nofly Wowiling, Miss Indonesia 2022 sekaligus aktivis lingkungan Audrey Vanessa Susilo, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan, Sekda Wowiling mengatakan kabupaten Minasa Utara memiliki Likupang sebagai salah satu diantara lima DPSP yang menjadi prioritas Pemerintah sehingga program yang digagas BUMN ini perlu diapresiasi.

” Terima Kasih BUMN yang sudah menggelar kegiatan ini tapi mohon maaf Bupati saat ini sedang berada diluar negeri, sehingga menugaskan saya untuk dapat menghadiri kegiatan ini. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Minut juga sangat konsen dan berkomitmen untuk perkembangan objek wisata khususnya di Likupang sebagai DPSP, ” Ungkap Wowiling

Lebih lanjut dikatakannya Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, saya mengucapkan selamat datang, terutama kepada para pimpinan BUMN yang sudah hadir ditempat ini. Terbukti komitmen tidak hanya datang dari Pemerintah pusat, tetapi jelas saat ini juga dari BUMN yang sudah secara langsung hadir ditempat ini.

“Amat penting bagi kita untuk menyediakan tempat atau fasilitas yang nantinya dapat meningkatkan kunjungan Wisatawan baik Nasional maupun Internasional. Dengan harapan kedepan dengan berturunnya Covid-19, akan diikuti pula dengan kunjungan wisatawan ditempat ini,” jelasnya.

Kami sangat mengapresiasi lanjut Wowiling, bahkan salut dan bangga serta memberikan dukungan terhadap program sinergitas ini. Kiranya program seperti ini terus berkelanjutan kedepan, sehingga dampaknya akan terus berkelanjutan.

“Apalagi terkait penanggulangan samapah, bahkan berbagai program lainnya. Tentunya dampaknya bagi kita semua, yang nantinya berdampak terhadap lingkungan yang bersih,” pungkasnya

Sementara itu Pejabat TJSL Kementerian BUMN Teddy Purnama mengatakan, program ini bertujuan untuk membantu mensukseskan kesiapan DPSP Likupang.

“Ada 50 Unit tempat sampah dan 2 Unit motor sampah yang dibagikan. Semoga apa yang dicanangkan saat ini bisa bermanfaat bagi kita semua,” ujarnya

Senada dikatakan, Kepala Divisi Pengadaan dan Umum Indonesia Finansial Grup Purwo Nugroho, mengatakan, dengan adanya 23 BUMN yang berkolaborasi saat ini kiranya dapat membantu kesiapan DPSP Likupang.

“Harapan dengan berbagai dukungan yang nanti kami berikan untuk berkembangnya tempat ini kearah yang lebih baik kedepannya,” terang Nugroho.

Terpisah, Miss Indonesia 2022 Audrey Vanessa Susilo mengatakan, sangat bersyukur ada 23 BUMN yang bisa terlibat untuk melakukan hal positif.

“Saya juga sangat konsen terkait permasalahan sampah. Bumi ini adalah masa depan kita, jadi sudah sepatutnya kita bersama untuk melindunginya,” kata Vanesa sembari mengatakan jika nanti dirinya berkeinginan untuk mempromosikan KEK Likupang diajang Miss World. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed